Apakah masih ada penerus Tan Malaka pada masa sekarang

Apakah masih ada penerus Tan Malaka pada masa sekarang

oleh: Andre Vetronius

Suasana politik banyak diambil serta tingkah laku yang diparliahatkan oleh mereka yang berkuasa, sering memberi kerumitan dan kontraversial bagi seseorang tokoh yang mempunyai kontraversial secara wajrar,objektif, jujur dan mtidak korupsi, hanya mengutamakan kepentingan umum dari kepentingan pribadi apalagi menyangkut kekuasaan yang sangat bertolak belakang dengan kemanusian. Apalagi seorang tokoh tersebut sangat berpengaruh sekali. Seorang Tan Malaka adalah salah satu tokoh yang legendaris dan mengagumkan, dimana seorang Tan malaka demi mencapai tujuannya dia berani menjadi buronan politik yang selalu di incar dan tan malaka bukan sweorang atau sosok yang sangat menderita sekali mengingat kisah seorang tan malaka pada masa dulu sangat meperihatinkan, dimana beliau sangat tersiksa dan beliau hidup miskin dan tidak mempunyai tempat yang layak digunakan lagi.

Walaupun demikian Tan malaka mempunyai spirit yang sangat tinggi sekali,hal itu ditandai dengan cara berpikir tan malaka yang bersifat yang sangat terkenal dalam kamusnya thesis –antithesisa-synthesis , cara berpikir ini tidak ada lagi dikalangan masyarakat minangkabau, dimana masyarakat minangkabau tidak lagi menggunakan cara berpikir tan malaka tersebut,mungkin hal itu dikarenakan Tan malaka atau seorong tokoh pada saat ini tidak mau menderita seperti yang telah dirasakan oleh Tan malaka.

Oleh karena itu walaupun tan malaka seorang atau salah satu tokoh di Sumatera Barat yang samngat berpengaruh sekali sehingga orang yang amat menghargai kebebasan berfikir seperti tan malaka tak mungkin ada pada jiwa pemimpin kita sekarang ini. Sungguhpun tan malaka secara politik dan ekonomis sangat menentang kaptitalisme dan imprealisme Barat. Namun masih bisa mengambil segi positif dari sana, tapi tidak sama halnya dengan pemimpin kita pada saat sekarang ini dia hanya mementingkan kekuasaanya dan kedudukannya di dalam pemerintahan demi megangkat citra dan kewibawaanya sebagai Pemimpin, dapat kita lihat tan malaka bukan-lah orang atau seorang yang berasal dari keluarga ningrat dan beliau hidup dan bersekolah bukan di biayai dari orang tua melainkan bentuk ”julo-julo ” yang dilakukan oleh masyarakat karena itulah beliau bisa mendapatkan pendidikan dan bisa mengharumkan nama daerahnya, akan tetapi pada saat sekarang yang perlu ditanya” Apakah ada pada saat,pada masa kini seorang atau penerus seorang Tan Malaka ” mungkin jawaban itu sulit di jawab, dari segi manakah pemimpin kita bisa bertindak seperti Tan Malaka, pada saat ini sering pemikiran Tan Malaka tersebut sengaja di hilangkan oleh tokoh atau pemimpin Sumatera Barat pada saat ini mungkin karena seorang tan malaka adalah tokoh yang komunis ataukah karena pudarnya keminagkabauan seorang Tan Malaka, kalau memang demikian adanya mungkin ”bodoh benar ”.

Para pemimpin kita pada saat sekarang ini,mungkin mereka takut menderita,melarat,tidak lagi bisa di pandang orang dan hanya harta kekayaan dan kekuasaanlah yang menjadi pemimpin kita melakukan hal-hal yang sangat berbeda sekali dengan yang dilakukan oleh Tan Malaka. Walaupun demikian kita tidak bisa juga meniru atau mencontoh kepribadian Tan Malaka, akan tetapi ambillah kepribadian Tan Malaka yang positf. Namun pada saat sekarang sangat susah sekali mencari sosok seorang yang bisa mengangkat atau mengharukan serta mengembalikan citra baik Minangkabau kembali.

Akan tetapi para pemimpin kita haya memperlihatkan tindakan yang sangat tidak wajar sekali seperti halnya dengan tindakan yang marak sekali yang dilakukanoleh pemimin kita yaitu ”KKN ( Korupsi,Kolusi dan Nepotisme )” bisa dikatakan para pemimpin kita lapar dan haus akan kekayaan dan kekuasaan sehingga tidak lagi memperhatikan tindakan mereka, Apakah mereka melakukan tindakan yang benar dan apakah pemimpin itu baik serta apakah pemimpin itu orang yang hanya mengumbar janji dan munafik ?? itu kita serahkan saja kepada mereka apakah mereka sudah melaksanakan kewajibanya sebagai seorang pemimpin atau mereka hanyalah seorang ” pembunuh yang berdarah dingin ”.

Maka dari itu kita harus melihat dulu atau melakukan penyeleksian kepada pemimpin kita, agar hal yag berbaaur negatif tersebut tidak terjadi dan tidak ada lagi penyesalan yang kita lontarkan setelah mereka menduduki kursi kekuasaan tersebut. Tapi jadikanlah pengalamat pahit tersebut menjadi manis karena suatu amanat yang diberikan kepada mereka bukan saja sekedar kepercayaan akan tetapi juga kemajuan berbagai aspek sosial.ekonomi.budaya,politik, pertahanan dan pendidikan agar Minangkabau tidak lagi hanya sekedar nama akan tetapi diperhitungkan lagi. Yang jadi pertanyaan pada saat ini apakah ada pemimpin kita yang dulu terlahir kembali pada saat sekarang, Kapankah anak yang hilang itu kembali ke Ranah Minang lagi….???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s